• 2

    Nov

    The Sidekicks

    Dari dulu, saya punya kecenderungan untuk sedikit lain dari orang-orang kebanyakan. Saat baru masuk sekolah (TK & SD), rata-rata teman saya datang diantar dan pulang dijemput oleh orangtua mereka. Saya? Jalan kaki sendirian. Beranjak remaja, kebanyakan teman perempuan melirik kakak kelas atau cowok yang lebih tua untuk dijadikan pacar. Saya? Pengagum berat semangat dan tingginya energi cowok-cowok yang lebih muda. Cewek lain ngejar-ngejar bad boy yang urakan dan tukang bikin masalah, saya malah penasaran sama cowok-cowok yang kalem dan nerdy. Saat yang lain makan nasi, saya makan mi atau roti (emang dasar lu orang aneh!). Yah, begitulah kita selalu ingin tampil agak berbeda. Makanya di front page blog ini saya mencantumkan kalimat “Anything but Ordinary” sebagai penggambara
  • 18

    Oct

    When I Feel

    Gue gak tau kenapa gue malah update blog di saat setumpuk bahan artikel menanti untuk diolah jadi sebuah tulisan. Makin lama gue makin gak ngerti gue kenapa.. apa yang salah coba?! Semuanya serba gak jelas… Terus gimana gue mau nyeleseinnya kalau gue gak tau dan hanya menebak-nebak? Setiap hari begini-begini aja terus! AAAAAAARRRGGHHH. Gue benci saat gue dikuasai perasaan, gue benci saat gue mellow, gue benci saat harus mati-matian menahan segala omongan, tulisan, dan kelakuan di saat gue lagi menye-menye begini supaya gak ada sesuatu yang gue sesali nantinya… Gue benci saat chip robot gue rusak dan gue harus jadi manusia… *Aaaaaaarrgghhh…. aauuuuummmm…* –> lho, kok jadi srigala?
  • 22

    Sep

    Legend of the Guardians : The Owls of Ga' Hoole

    Sebelum datang memenuhi undangan press screening film epik animasi 3D ini, saya sudah menuliskan sekilas review-nya di majalah tempat saya bekerja. Dari info-info yang saya baca dan trailer yang saya tonton, akhirnya saya memutuskan untuk menjadikan film ini sebagai Movie of the Month yang artinya Highly Recommended. Nggak hanya karena film ini dibuat berdasarkan buku serial fantasi best seller berjudul sama karangan Kathryn Lasky, tapi lebih karena nama Zack Snyder yang jadi sutradaranya. Saya mengagumi karya Snyder sebelumnya, 300 dan Watchmen. Mengingat dua film itu punya rating yang cuma bisa ditonton orang dewasa, saya jadi penasaran, kayak apa yaa kalo Snyder bikin animasi untuk anak-anak? Jawabannya… yaaa nggak jauh beda sama 300 dan Watchmen itu. Heheehee… Legend of
  • 20

    Sep

    Alter Ego

    Sejak pertama kali nongol, saya udah cinta banget sama Lady Gaga. I fall in love with her music, her fashion sense, and her personality. Nggak cuma lagu up beat-nya yang bikin saya nyanyi sampai tereak-tereak, i love her music video, i love her quotes, i love her stage performances, i love her dance, pokoknya cuma ada satu kata buat Gaga : Brilliant! Emang sih kadang-kadang dia agak lebay, apalagi kalo untuk urusan wardrobe. Tapi saya nggak ngeliat itu sebagai usahanya supaya jadi incaran paparazzi. Gaga is not a fame wh*re! Everything about her is herself, her identity. Dan mengingat dia punya karya outstanding yang dihasilkan dari kemampuannya sendiri, saya gak punya masalah dia mau tampil aneh kayak apapun. Gak kayak beberapa seleb yang sok eksis. Gayanya selangit, sok pede-sok keren-so
  • 13

    Aug

    Movie Review : The Expendables

    Suatu hari, ceritanya saya kebagian tugas untuk jadi dosen penguji sidang tugas akhir seorang mahasiswa jurusan sinematografi - UPH alias Universitas Pelem Hollywood. Mahasiswa yang karyanya saya uji ini bernama Sylvester Stallone yang biasa dipanggil Sly sama mamanya. Singkat kata, sebagai dosen penguji, saya udah nonton pelem hasil arahannya yang dikasi judul “The Expendables”. Kebetulan saya diundang ke screening-nya bersama teman-teman dosen lain. Dan sekarang saatnya “membantai” sang sutradara di ruang sidang. Hwaahahaahaahaa… Saya : Dek Sly, saya udah nonton tuh, pelem kamu yang “The Expendable” ituh! Sly : Nah… gimana, Mbak? Bagus kan, Mbak? Saya : Iya, bagus… kalo kamu bikinnya di tahun 80-an! Kamu ini malu-maluin Hollywood,

Author

Follow Me

Search

Recent Post